Cerita Pendek ''MENGENAL KERTAS YANG BARU'' karya Dyanika Putri Fitriza Suprono

 

Dyanika Putri Fitriza Suprono

 

 

 

MENGENAL KERTAS YANG BARU

 

Aku adalah anak ke 3 dari 4  bersaudara yang  aku bernama Dyanika putri,aku lahir diLamongan dan bertempat tinggal di Surabaya,aku sering di panggil dyan,sekarang aku lulus smp dan akan bersekolah di SMK KATANYA KANGEN, lebih tepatnya Sekolah Seni dan Teknologi yaitu SMK KATANYA KANGEN Surabaya, aku sempat takut apakah aku bisa apakah aku mampu? Apakah temanku mau berteman denganku yang bertubuh mungil ini?.

Hari ini tepat pukul set enam pagi aku sudah di depan gerbang dan berharap smoga cepat bertemu dengan teman yang se jurusan denganku yaitu SMK KATANYA KANGEN.waktu MPLS ,kita di kumpulkan di Lapangan basket di situ tertera papan yang bertuliskan jurusan masing masing. Aku mencoba mencari papan jurusanku dan aku melihat anak berkulit  sawo matang dan tinggi sekali melirikku dan aku sempat tidak percaya diri karena teman temanku tinggi tinggi ku kira aku yang pendek ternyata ada yang lebih pendek dari aku, aku punlega dan berkata di dalam hati “Syukurlah ada yang sama kecilnya denganku”. Aku memberanikan diri berkenalan dengan mereka, mereka melihat dengan ramah dan merespon seakan akan tiada perbedaan tubuh di diriku dan diri mereka.

Bulan ketiga aku bersekolah di SMK KATANYA KANGEN Surabaya,kali ini kita sudah terlihat berkelompok yang cantik dengan cantik yang jelek dengan jelek.Kadang heran dengan semua ini kenapa di setiap sekoalh selalu ada klompok klompok, waktu itu  bertemu dengan anak berkacamata tatapannya tajam dan cuek sekali aku sempat takut berbicara dengannya jangankan berbicara menyapa saja tidak berani dia bernama arsyta  katanya panggil saja aku syta , ternyata di tidak seperti yang saya bayangkan dia baik dan memang watak seperti itu ,dari situ saya belajar jangan lihat orang dari depannya tapi dari hatinya, wajar bila di bersikap seperti itu karna baru kenal denganku.

 

                                                            ***

Waktu berjalan cukup cepat di mana kami harus melakukan Kunjungan Industri di JOGJAKARTA di sana semua anak mulai membaur dan tiada lagi geng geng di antara kita , waktu di jogja 5 hari, adalah momen dimana aku dekat dengan anak yang dulu melirikku waktu pertama kali masuk namanya ghani pussya, sebenarnya namanya pussya karna ulahku dia sekarang di panggil ghani,kita duduk bersebrangan hanya terhalang oleh jalan yang ada di bis,layaknya remaja yang lagi kasmaran samapai kami enggan untuk bicara karna takut nantik anak tau ,waktu  malam ke dua kami mengunjungi Univ.ISI Jogja di sana saya mulai berani berjalan beriringan dengannya  di juga meminjamkan jaketnya untuk saya karna saya kedinginan malam harinya saya teman teman menuju ke malioboro untuk membeli oleh oleh dia mengajak saya benar jalan berdua tapi kami punya strategi yaitu sampai sana aku dan dia jalan berdua , bercengkram di  dalam mall Jogja adalah saksi bisu aku  dan dia pertama kali dekat.

                                                            ***

            Hari ini adalah hari terakhir kami di Jogja kami brangkat pukul  19;00 kami kembali ke Surabaya dan di jalan  anak anak tetidur pulas dan aku masih belum bisa tidur di temani oleh dia yang beda hanya 2 kursi di belakangku,samapai di surabaya kami di jemput orang tua masing –masing dan kami bergegas pulang kerumah sebenarnya ini adalah cerita yang menyenanngakan, jangan terlena seakan tidak ada Laporan hasil Kunjungan Industri yang membuat bahagiaku dan kawan kawan sirna.

 

***

Empat hari kemudian

Ada anak tinggi sendiri di kelas,menghampiriku dan berkata

 “Kamu ada acara besok ? katanya kepadaku

“Tidak “kataku kepadanya .

‘’Kalau kau ada acara tolong aku  mau main ke rumahmu boleh ? “ menatapku dengaan penuh harapan.

‘’Iya tidak apa” kataku cuek

 “Aku mau bilang sesuatu sama kamu “.

Setelah sampai di rumah,

 “Aku mau bilang kalau aku nyaman dengan mu, maukah kamu menjadi pacarku ? kata ghani sambil malu malu

    Sebenarnya aku juga merasakan hal yang sama, aku juga sayang sama kamu “ kataku kepada ghani

***

Keasokan harinya di SMK KATANYA KANGEN ada lomba hias tumpeng dan makan bersama, kelas kami mendapat juara 2 diantara 18 jurusan di SMK KATANYA KANGEN, di lanjut dengan extra yang di adakan satu bulan sekali, yaitu extra renang yang di lakukan di plaza marina.

Waktu itu saya di kerja i teman saya, karena hari aku ulantahun   aku di tolong oleh dia , karna saya baru bisa renang di sana jadi masih belum bisa ngatur pernafasan dengan benar dan baik, aku di gandeng ketepi kolam tapi aku lelah akhirnya aku di gendong dan semua bersorak cie cie aku yo mau di gendong, ghani berkata ; kalau tidak mau tenggelam lantas kenapa aku menggendongnya, kalau bercanda jangan parah dia baru bisa renang jangan  bermain main dengan nyawa kata Ghani begitu katanya.

***

Hari mulai sore ,kami pun bergegas untuk pulang belajaran, yang dapat di ambil dari cerita ini adalah kau jangan melihat orang dari fisik dan tingkahlaku karna, kadang hatinya selembut sutra dan kamu jangan mengecap bahwa orang yang cuek itu slalu jahat, kenali orang sebelum berbicara dan jangan lupa untuk tidak bermain, hal yang dapat merenggut nyawa orang lain.

 Aku yang terkejut karna teman-teman  memberiku kejutan kue ulantahun dan cream roti yang di oleskan ke wajahku.  Guyuran air selokan  yang di guyurkan ketubuhku dan telur mentah yang menempel di kudungku tak, aku pun berlari memeluk teman temanku, laki perempuan ikut amis dan kami tertawa .

“Berkata ini adalah kisah yang mungkin tidak akan dapat ketika, kita berkeluarga, kami titip ghani di kamu dyan jaga hubunganmu ,smoga tercapai cita cita dan anganmu tetap jadi dyan yang kini walaupun esok kamu mempunyai banyak teman, maaf tadi membuatmu tenggelam di kolam , kami kira kamu biasa berenang dan ternyata kamu tidak siap, memang benar kalau bisa renang tapi terkejut orang tersebut tidak akan dapat berenang” kata mereka kepadaku.

“.Ini adalah memont yang tidak dapat terganti  aku sayang kalian” ujarku

 

***

Tak terasa sudah tiga tahun berlalu ,ini adalah waktu yang singkat dengan sejuta cerita sedih senang kita lewati, banyak temanku yang putus karena mendekati unas banyak dan banyak juga karna bosan, tapi aku dan ghani tetap bertahan.

Pengumuman kelulusan telah tiba ada yang masuk jalur undangan ada yang masuk sbmptn, ada jalur mandiri, dan ada yang masuk Universtas Swasta dan banyak juga yang kerja  kami jarang lagi meramekan, grup kelas grup mulai sepi dan untuk fulltime pun jadi jarang kami sibuk dengan kesibukan masing ,yang ada tapi kami tidak akan melupakan bahwa,kami tetap keluarga walaupun waktu masa dan karir memisahkan kita kami satu .

 

***

Tepat pada tanggal 13 agustus ,aku di daftarkan di Universitas Adi Buana dan saya mengambil jurusan Pendidikan Bahasa dan sastra indonesia , memang dari dulu cita cita saya menjadi guru dan pegawai negri agar terjamin waktu hari tua kelak, aku berambisi mendapat IPK yang tinggi agar mudah di terima kerja dan begitu besar harapanku, berkuliah di  Fakultas keguruan dengan cita cita untuk hari tua ku dan masa depan yang cerah , bagiku jadi guru adalah hal yang mulia di manan manusia mendidik dan memberikan ilmunya untuk orang lain dan akan di aplikasi di kehidupan mereka merka akan etap dapat, pahala karena mereka menyebarkan ilmu untuk orang lain tanpa pamrih dan ikhlas, aku berharap smoga aku bisa sukses dan menjadi pegawai negri yang mencerdaskan anak anak indosia kelak.

 

                                                           

  

 

 

 

Komentar