Surabaya, 26 Agustus 2025
Langit tambah biru di sandingkan dengan senja yang jingga, begitu juga aku yang melaju kencang menerobos semua cahayaNya
Andai senja tak sementara pasti warnanya merah orange kemasan sepertimu jika , dia indah namun hanya sementara dia elok nanrupawan tapi sayangnya, dia hanya sementara.
Ego kita masih sama sama meninggi seperti terik matahari di siang hari. Jika sudah datang, kadang aku pertanya kepada senja " Kau apa tidak rindu aku?! , apa kau tak mau meluruskan semua yang keliru dan salah persepsi?! ". Hampir 450 hari jiwa ini menanti terik matahari itu menjadi senja. Selama itu dia tak terganti dia tetap indah seperti senjaku. Terima kasih senja, kau berani menyapaku.
Sapaan itu, suara itu,tawa itu yang kadang aku rindu.ternyata senjaku masih sama . Namun kita punya jalan berbeda sekarang!
Entah kenapa air mata ini tidak berhenti mengalir saat kau tenggelam di renggut waktu yang mengharus kita berpisah.
Air mataku terjatuh sampai di rumah air mataku tak berhenti, entah ini rindu atau empatiku terhadapmu. Terima kasih senja mau menyapa🚶♀️🙏🏻
_lawsonpetra2025
Komentar
Posting Komentar